Wednesday, 23 November 2011

Mungkinkah Esok?

tatkala gerimis menyentuh pipi,
tatkala bayu menyapu lembut wajah,
tatkala ombak memukul pantai,
dan tatkala camar menari di kaki langit,
aku bagaikan nyiur melambai,
liuk lentuk ditiup angin senja,
resah dipukul badai gelora,
kalut diasak memori luka..

biar gerimis dengan titisannya,
biar bayu dengan derunya,
biar ombak dengan badainya,
dan biar camar dengan sayapnya,
aku masih di sini ...
terus diasak kenangan itu,
terus diburu rentak semalam,
terus resah menanti sinar...

kan terbukakah pintu damai,
kan terungkapkah manis bicara,
aku tetap disini...
terus menanti..
terus menanti memori itu,
pergi jauh  dari lubuk hati,
agar ku bisa berdiri..
menggapai destinasi...

No comments:

Post a Comment